Category “Radang Tulang”

Radang Tulang Bisa Diatasi Oleh Hinori TNO Konsumsi Secara Rutin

Radang Tulang Segera Atasi Oleh Hinori TNO Konsumsi Secara Rutin Yang Bekerja Menetralkan Asam Berlebihan Dan Anti Peradangan,Berperan Sebagai Anti Nyeri Memulihkannya

Radang Tulang  Dengan Hinori TNO Sebagai Anti Inflamasi ( Anti Peradangan ), Vitamin Dan Mineral Yang Terdapat Didalam Hinori TNO Dapat Meningkatan Kepadatan Tulang Sehingga Tulang Tidak Mudah Rapuh.

radang tulang 23

Radang tulang adalah rasa sakit pada bagian tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang, menyebabkan pergerakan dan kualitas hidup Anda menjadi terganggu. Radang tulang bisa berlangsung singkat atau lama. Tingkat keparahan rasa sakitnya juga bervariasi, mulai dari ringan, menengah, hingga parah

Penyebab radang tulang

Berdasarkan jumlah sendi yang terkena, radang tulang dikelompokkan menjadi dua, yaitu nyeri pada satu sendi dan nyeri pada beberapa sendi.

Pada kasus nyeri di salah satu sendi, sendi lutut merupakan organ yang paling sering mengalami hal tersebut. Ada beberapa macam penyebab nyeri pada salah satu sendi, di antaranya:

  • Chondromalacia patellaeatau kerusakan tulang rawan di belakang tempurung lutut.
  • Haemarthrosis atau pendarahan di dalam ruang sendi akibat retak lutut atau ligamen robek. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang dalam pengobatan warfarin (obat golongan antikoagulan).
  • Penyakit asam urat (gout). Kondisi yang dapat menyebabkan rasa sakit berulang (kambuh), serta panas dan kemerahan pada kulit di sekitar sendi yang mengalami inflamasi ini disebabkan oleh kristal-kristal tajam dari penumpukan zat asam urat. Jempol kaki adalah sendi yang biasanya terkena pertama kali. Selanjutnya, sendi-sendi lain juga dapat mengalaminya.
  • Pseudogout. Kondisi ini hampir mirip penyakit asam urat, namun kristal-kristal tajam yang terbentuk berasal dari penumpukan kalsium di sekitar sendi. Sama halnya dengan gout, pada awalnya kondisi ini biasanya mengenai jempol kaki.
  • Traumatic synovitis atau peradangan pada jaringan yang melapisi sendi dan tendon.
  • Penyakit Osgood-Schlatter. Kondisi ini ditandai dengan gejala nyeri dan bengkak pada benjolan tulang yang terletak tepat di bawah tempurung lutut.
  • Patah tulang.
  • Septic arthritis.
  • Dislokasi sendi yang terjadi secara berulang.
  • Penyakit hemofilia.
  • Avascular necrosisKondisi yang ditandai dengan gejala kerusakan tulang akibat kurangnya pasokan darah.

Sedangkan macam-macam penyebab terjadinya nyeri di beberapa sendi tubuh adalah:

  • Osteoarthritisatau pembengkakan jaringan di dalam dan sekitar sendi akibat kerusakan permukaan pelindung tulang. Cedera serius pada sendi, obesitas, dan faktor usia adalah hal-hal yang meningkatkan risiko terkena penyakit ini.
  • Psoriatic arthritis. Kondisi yang menyebabkan gejala nyeri, kaku, bengkak, dan inflamasi pada sendi ini biasanya dialami oleh satu dari lima orang penderita psoriasis.
  • Rheumatoid arthritis.Gejala sakit pada kondisi ini kerap hilang dan timbul secara silih berganti dan menyebabkan penderitanya lelah. Bagian sendi yang mengalami inflamasi biasanya sendi jari-jari tangan, pergelangan tangan dan pergelangan kaki.
  • Penyakit-penyakit yang bisa menyerang jaringan ikat, misalnyascleroderma dan lupus.
  • Infeksi virus yang dapat menyebabkan radang sendi, misalnya rubella dan hepatitis.
  • Arthritis yang tergolong langka, misalnyareactive arthritis, juvenile arthritis, dan anklyosing spondylitis.
  • Penyakit yang menyebabkan radang pada pembuluh darah, misalnyaHenoch-Schonlein Purpura dan sindrom Behcet.
  • Penyakit sarkoidosis.
  • Penyakit hypertrophic pulmonary osteoarthropathy.
  • Efek samping obat-obatan, misalnyahydralazine, isoniazid, dan steroid.

Pengobatan radang tulang

HINORI-TNO

Jika gejala radang tulang masih tergolong ringan, Anda bisa menanganinya di rumah dengan cara:

  • Beristirahat dengan cukup.
  • Mengompres bagian sendi yang sakit dengan kantong es selama 15-20 menit.
  • Mengonsumsi obat-obatan antiinflamasi yang dijual bebas di apotek, seperti naproxen sodium atau ibuprofen.

Untuk mencegah rasa sakit bertambah parah, hindarilah aktivitas fisik atau gerakan-gerakan yang melibatkan sendi-sendi yang sedang meradang.

Apabila sakit tidak kunjung reda meskipun sudah melakukan langkah-langkah perawatan sendiri (termasuk mengonsumsi obat antiinflamasi), timbul bengkak berwarna kemerahan, serta muncul sensasi hangat di bagian sendi yang meradang, Anda dianjurkan untuk menemui dokter.

Terlebih lagi jika Anda mengalami radang tulang yang disebabkan oleh cedera sehingga timbul bengkak secara tiba-tiba, perubahan posisi sendi, rasa sakit yang tidak tertahankan, serta membuat Anda sulit menggerakkan sendi, maka Anda diharuskan untuk segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Osteoartritis

Osteoartritis adalah penyakit persendian yang menimbulkan rasa sakit dan terbatasnya pergerakan sendi, serta seiring waktu bisa menyebabkan kerusakan tulang rawan dan radang tulang. Penyakit ini bisa menjangkiti berbagai macam persendian, namun persendian yang paling sering terkena dampaknya adalah jari, leher, kaki, pinggang, lutut, dan pinggul. Penuaan atau bertambahnya usia merupakan faktor umum terjadinya osteoartritis. Beberapa gejala osteoartritis yang memengaruhi persendian adalah sebagai berikut:

  • Persendian terasa sakit, terutama saat berjalan.
  • Persendian menjadi tidak stabil, terasa kaku, dan membengkak.
  • Jika disentuh, persendian akan terasa hangat.

Selain itu, osteoartritis juga dapat menyebabkan melemahnya otot dan bisa berdampak pada kehidupan sehari-hari, seperti mengalami kesulitan untuk membungkuk, memakai pakaian, duduk, dan bahkan menggenggam objek.

Diagnosis osteoartritis dilakukan dengan pemeriksaan fisik dan tes medis. Dokter kemudian akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan seperti berikut:

  • Tes darah untuk mengetahui jika ada penyebab lain terjadinyanyeri sendi.
  • X-rayuntuk melihat taji tulang di sekitar persendian.
  • Analisis cairan persendian untuk memeriksa apakah nyeri yang muncul diakibatkan oleh infeksi atau kristal asam urat.
  • MRIuntuk melihat jaringan lunak, tulang dan tulang rawan secara lebih rinci.

Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren adalah penyakit sistem kekebalan tubuh yang keliru menyerang jaringan yang sehat dan menyebabkan peradangan. Penyakit ini lebih sering diderita oleh wanita dibandingkan pria, namun penyebab terjadinya sindrom Sjogren masih belum diketahui. Kondisi ini bisa terjadi sendiri, tapi bisa juga muncul bersama dengan penyakit sistem kekebalan tubuh lainnya, seperti lupus dan rheumatoid arthritis. Di bawah ini adalah beberapa gejala sindrom Sjogren:

  • Kelenjar yang terdapat di dalam mulut tidak memproduksi air liur yang cukup sehingga membuat mulut terasa kering.
  • Mata terasa perih dan teriritasi.
  • Kelenjar parotid yaitu salah satu kelenjar air liur, mengalami pembengkakan.
  • Kurangnya produksi air mata oleh kelenjar yang ada di dalam mata membuat mata terasa kering.
  • Kesehatan gigi dan gusi yang terganggu.

Selain itu gejala sindrom Sjogren yang lebih jarang terjadi adalah organ dalam yang terganggu dan persendian terasa kaku serta sakit.

Sindrom Sjogren dapat didiagnosis dengan melakukan pemeriksaan fisik dan beberapa tes lanjutan seperti berikut:

  • Tes darah untuk mengetahui apakah sindrom Sjogren sudah berdampak pada sistem kekebalan tubuh dengan cara memeriksa keberadaan antibodi anti-La dan anti-Ro.
  • Tes Schirmer dantear break-up time untuk memeriksa dan mengukur seberapa efektif kelenjar air mata dalam memproduksi air mata.
  • Tes produksi rata-rata air liur untuk melihat apakah jumlah air liur yang diproduksi di bawah batas normal.
  • Biopsi atau pemeriksaan sampel jaringan kecil dari bibir bagian dalam untuk memeriksa apakah ada sejenis sel darah putih yang disebut limfosit terdapat di dalam jaringan. Ini bisa menandakan sindrom Sjogren.

Leave a Comment